Keionics Indonesia peluang usaha kelas dunia modal kecil

Musuh Sukses adalah Kenyamanan

January 28, 2012

“The enemy of a great life is a good life”. Kita semua mengimpikan kehidupan yang hebat, entah secara fisik (kesehatan), rohani (kehidupan religius), sosial (kebersamaan dalam masyarakat), maupun material (kemakmuran).

Sayangnya, kebanyakan dari kita tidak mampu mencapai kehidupan yang hebat (great life) itu karena kenyamanan (good life).

Lihat saja, banyak orang kena diabetes, stroke, kegemukan karena tidak bisa mengendalikan kenyamanan makan, lebih suka naik kendaraan dari pada berjalan kaki walaupun tujuannya dekat, lebih suka naif lift dari pada tangga. Perokok menikmati kenyamanan daun tembakau yang dicampur aroma cengkeh, tapi merusak paru-parunya secara pelan-pelan.

Lihat juga orang-orang yang suka hura-hura dan berpesta pora. Mereka lupa membangun kehidupan rohani yang sehat. Hiburan modern lebih menghibur dari pada pengendalian diri (mati raga) dan doa. Akibatnya ketenangan hidup yang otentik menjauh dari mereka.

Dalam konteks kita kenyamanan menghambat sukses bisnis.  Kenyamanan sebagai impian adalah pendorong penting untuk bisnis. Kita ingin mencapai sukses dalam bisnis justeru karena gambaran akan kenyamanan di masa depan.

Tetapi berhenti pada kenyamanan sekarang tidak akan menghantar kita ke mana-mana. Bila kita sudah merasa cukup, sudah merasa aman, dan tidak ingin mencapai lebih maka kehidupan kita akan tetap seperti ini. That’s why “the enemy of a great life is a good life” (musuh dari kehidupan yang hebat adalah kehidupan yang baik atau nyaman).

Saya baru saja melihat segerombolan anak SMP yang berkeliaran dan merokok-rokok di luar pagar sekolah saat jam sekolah. Seorang guru mengatakan anak-anak itu adalah pindahan dari sekolah lain yang punya disiplin ketat. Rupanya anak-anak itu tidak sanggup beradaptasi dengan disiplin yang ketat itu. Lalu mereka pindah ke sebuah sekolah di desa yang dianggapnya lebih longgar. Di sanalah mereka bisa menikmati kenyamanan di luar sekolah walaupun pada jam sekolah.

Oh… anak-anak itu tidak sanggup membayar cost untuk mencapai tujuan mereka bersekolah yaitu memperoleh pengetahuan.

Jika kita ingin mengejar impian akan kenyaman yang hebat di masa depan, kita harus membayar ongkosnya, yaitu dengan menunda kenyamanan sekarang. Para mentor selalu bilang, “Keluarlah dari zona kenyamanan” untuk mencapai kenyamanan yang luar biasa. Will you?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Like Button for Dummies